Recommended Judi Resmi - Mohamed Salah tidak melakukan selebrasi gol saat lawan Chelsea, diduga bukan atas dasar penghormatan untuk mantan timnya itu. Winger Liverpool ini justru ingin menunjukkan rasa belasungkawa atas insiden teror bom yang menewaskan banyak korban di negara asalnya yang terjadi pada Jumat (24/11) kemarin.
Serangan bom yang terjadi di sebuah masjid di ibukota Mesir, Kairo, yang menewaskan dan membuat korban luka mencapai 300 orang lalu memang membuat dunia berduka. Pasalnya aksi kejam yang diduga digawangi keolompok ISIS tersebut terjadi saat para korbannya melaksanakan ibadah shalat Jum’at.
Menurut laporan dari media pemerintah negeri piramida tersebut ini serangan bom tersebut adalah serangan pemakan korbang terbanyak yang terjadi di provinsi Sinai Utara. Wajar apabila dunia sepak bola termasuk Salah sendiri merasa bersedih.
Dugaan motif teror Mesir sebagai alasan Mohamed Salah tidak mau merayakan golnya ke Chelsea sendiri sudah disadari sejumlah pihak, salah satunya legenda sepakbola Inggris, Garry Lineker. Lewat akun Twitternya mantan pemain Leicester City tersebut mengutarakan analisisnya.
“Aku bukan orang yang suka merayakan gol saat menghadapi kesebelasan mantan namun bisa jadi Salah hanya menunjukkan respek pada saudara-saudaranya di Mesir yang sudah kehilangan nyawa (akibat teror),” cuit Lineker di akun resminya.
Hal serupa juga diserukan oleh sejumlah netizen lainnya yang menonton laga Chelsea kontra Liverpool yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut. Mereka banyak yang memuji aksi Salah dan mungkin juga coba meredam ‘kepedean’ fans Chelsea yang mengira eks AS Roma dan Fiorentina itu sedang tidak ingin menyakiti perasaan bekas klubnya.
“Mo Salah mendidikasikan golnya dan melakukan selebrasi untuk tragedi Mesir yang sangat buruk. Begitu indah untuk menyaksikannya,” tulis akun @JakeMolchan.
“Begitu naif jika mengira perayaan gol Salah adalah untuk menghormati masa lalunya di Chelsea mengingat ada serangan teroris di Mesir kemarin,” timpal akun @BenQualtrough.
Perayaan gol yang kalem dari Salah yang sempat membuat Liverpool unggul dari menit 65 sampai 85, Link Alternatif Sbobet memang sebelumnya cukup tidak bisa diprediksi oleh sebagian besar pihak. Pasalnya saat masih berkostum The Blues pemain 25 tahun ini punya masa-masa yang tidak mengenakkan.
Bergabung di 2015 dari FC Basel, Salah hanya dimainkan sebanyak 19 kali di semua ajang. Alhasil ia jadi lebih banyak dipinjamkan ke tim lain seperti Fiorentina dan Roma. Pada 2016 bahkan Roma kemudian mempermanenkan statusnya.
Kini bersama Liverpool, Salah kembali ke Inggris dengan performa yang langsung tokcer. Belum sampai setengah musim berjalan ia sudah mampun mengantongi 15 gol di pelbagai kompetisi. Khusus di Premier League ia telah bikin 10 gol yang membuatnya jadi top skorer sementara.








0 comments:
Post a Comment